GKI Maleo Raya

Merespon Anugerah Dan Panggilan Allah

ditulis oleh Pdt. Des Elniat Gulo, pada 19 Januari 2020

Alkitab (terutama kitab Injil), banyak menceritakan tentang panggilan Tuhan kepada manusia. Dalam pemanggilan itu, selalu terlihat Tuhanlah yang berinisiatif memanggil manusia. Kelak inisiatif inilah yang membuat kita orang percaya melihat pemanggilan itu sebagai sebuah anugerah. Allah yang Maha Tinggi dan Maha Kudus itu bersedia menjadikan manusia yang fana sebagai rekanNya dalam menghadirkan Kerajaan Allah di Dunia ini.

Anugerah ini juga dialami oleh Paulus. Ia berkata bahwa "panggilan Kristus adalah anugerah yang patut disyukuri". Sebagai Anugerah, panggilan itu juga ditujukan kepada Umat Tuhan. Dalam panggilan itu, umat sebagai persekutuan orang kudus menyaksikan Kristus dengan cara memberitakan perbuatan-perbuatannya yang besar. Lebih jauh panggilan itu menuntun umat dalam perkataan, pengetahuan juga perbuatan sehingga mereka saling melayani dengan penuh kegembiraan. Ada keselamatan yang dibagikan setiap hari sehingga memelihara hidup yang tidak bercacat cela hingga hari kedatangan Tuhan.

Melalui kesaksian Alkitab, pemanggilan itu sendiri dipersiapkan oleh Allah. Nabi Yesaya misalnya mengakui bahwa sejak dalam kandungan ia telah dipanggil oleh Allah dan bahwa ia dibentuk sejak ia berada dalam kandungan. Pemahaman itulah yang membuat Yesaya dengan percaya diri berkata: "ini aku utuslah aku". Tidak jauh berbeda dengan Yesaya, Yohanes Pembaptis juga memahami dirinya dengan cara yang sama. Ia diutus untuk membuka jalan bagi kedatangan Kristus sehigga tanpalelah ia menyuarakan pertobatan dan membaptis orang-orang yang percaya kepada Tuhan. Bahkan tanpa ragu ia menyerahkan dua muridnya untuk mengikut Yesus. dua orang murid yang kelak membawa yang lain kepada Yesus. Perhatikanlah peristiwa ini. Ketika seseorang menemui Yesus dan mengenalNya dengan baik, maka ia membawa jiwa yang lain untuk mengakui Yesus sebagai Tuhan. Dengan kata lain, seseorang yang menyambut anugerah yang Allah sediakan dalam pemanggilannya, akan menghasilkan pemulihan dalam kehidupan orang lain. Mereka yang belum mengenal menjadi percaya sehingga pada akhirnya orang-orang itu masuk dalam lingkaran keselamatan.

Sebagai pribadi dan gereja kita juga dipanggil oleh Tuhan mengadakan pemulihan bagi lingkungan dimana kita hidup. Pemulihan yang hanya terjadi apabila kita dengan sukacita menyambut anugerah yang tersedia dalam pemanggilan itu. Selamat merespon anugerah dan panggilan Allah.